Sabtu, 03 Juli 2010

MENYIMPAN MAKANAN DI LEMARI ES

Adapun cara-cara yang benar dalam menyimpan makanan di lemari es :
1. Perhatikan kapasitas.
Jangan mengisi lemari es terlalu penuh yang menyebabkan sirkulasi udara di dalamnya terganggu. Kalau terlalu penuh, kulkas tidak bisa dingin optimal. Berapa idealnya ? Sekitarnya 85 persen terisi, sisakan 15 persen untuk sirkulasi.
2. Makanan Kering.
Tidak perlu menyimpan makanan kering di kulkas. Ikan asin misalnya, cukup disimpan dalam wadah tertutup, diletakkan di tempat yang kering dalam suhu ruangan. Demikian pula krupuk.
3. Daging.
Potong daging, masukkan dalam kantung plastik dalam jumlah sekali olah, ikat rapat-rapat, simpan dalam freezer (lemari pembeku). Kalau dikantongi dalam ukuran sekali olah, anda cukup mengambil satu kantung, mencairkan kembali (tawing), dan siap memasaknya. Kalau anda simpan secara utuh, misalnya 2 kg, kalau anda memerlukan hanya setengah kilo anda harus mengeluarkan semua, menunggunya sampai tidak beku, mengambil setengah kilo, dan menyimpan kembali sisanya. Proses ini menyebakan daging bisa terkontaminasi. Selain itu, nilai gizinya berkurang. Saat mencairkan, sari-sari daging terbawa air es. Dalam freezer, daging segar bisa tahan sampai sebulan.
4. Ikan.
Sebelum disimpan dalam freezer, ikan harus dibersihkan dari insang, isi perut, dan sisik. Setelah itu, bungkus rapat-rapat, simpan dalam pembeku. Udang biasanya akan mempunyai bercak-bercak hitam kalau terlalu lama disimpan di pembeku.
5. Sayuran.
Kotak sayuran dibagian paling bawah dimaksudkan supaya sayuran cepat layu oleh penguapan. Kalau mau lebih awet, sayuran boleh dibungkus plastik rapat-rapat. Tapi jangan menyimpan sayur di bagian yang terlalu dingin, misalnya chiller di bawah freezer apalagi didalam freezer. Kena dingin sayuran atau buah akan membeku, terjadi pemecahan dinding sel-sel sehingga tidak dapat menahan cairan. Makan, sayuran akan layu, buah akan mengkerut.
6. Makanan Olahan.
Makanan olahan harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk menghindari pencemaran aroma. Yang mudah tercemar aroma misalnya susu. " Jangan sampai kita minum susu beraroma terasi karena menyimpan sambal terasi dalam kulkas ". Khusus makanan kalengan kalau sudah dibuka, sisanya harus dipindahkan ke wadah gelas atau melamin, lalu ditutup rapat, baru disimpan di lemari es. Jangan disimpan dalam kalengnya karena akan terjadi oksidasi. Yang harus diberlakukan demikian termasuk corned beef dan buah kalengan.
7. Saus dan Kecap.
Kalau sudah dibuka sebaiknya saus dan kecap disimpan dalam lemari es. Tentu saja harus tertutup rapat.
8. Menyimpan Sisa Roti.
Roti tawar tidak tahan lama disimpan di suhu kamar. Apalagi di musim hujan yang lembab roti gampang jamuran. Bungkus dengan plastik rapat-rapat, simpan dalam lemari es. Kalau hendak makan, cukup kukus sebentar. Mengukusnya cukup satu menit, didihkan dulu airnya. Kalau terlalu lama kena uap air roti akan lembek.
9. Kebersihan.
Sebulan sekali kulkas harus dibersihkan. Nyalakan tombol defrost supaya bunga es dalam freezer dan chiller mencair. Lepaskan aliran listrik. Lap seluruh dinding dengan air suam kuku yang dicampur soda untuk menghilangkan bau tak sedap. Keluarkan semua rak, cuci dengan sabun, bilas, keringkan dengan baik, baru kembalikan ke lemari es. Periksa secara berkala bak penampungan air di bagian belakangan kulkas. Kalau penuh segera kosongkan supaya tidak menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

sumber: http://putramaja.tripod.com/Kesehatan/sehat2.htm

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar